Beberapa
waktu yang lalu, aku sempat merenungkan dan menemukan sebuah konsep yang kurasa
sesuai untuk diterapkan pada diriku sendiri. Perlu diingat lagi, setiap konsep
pemikiran, konsep hidup dan pola – pola mendasar lainnya tidak perlu kita paksakan
ke orang lain. Cukup ditempatkan dan disesuaikan saja.
Konsep yang
akan kusampaikan disini adalah soal “Keseimbangan”. Munculnya kesadaran
akan hal ini berawal dari sebuah forum di organisasi tempatku berkutat. Pada
kesehariannya, ada beberapa kawan yang disatu sisi ia terlihat sangat pandai
untuk membuat semua orang tertawa atau katakana saja dia adalah tipikal
humoris, dan disisi lainnya ia belum bisa menempatkan kapan dan dimana ia harus
bercanda, dan kapan dimana dia harus serius, terkadang aku jadi salah satu
diantara orang-orang seperti ini. Oh ya, lingkup yang sedang kuajak bicara soal
ini adalah di organisasi tempatku belajar banyak hal. Kasus –kasus semacam itu
tadi kurasa kurang tepat untuk saat ini. Tidak jadi masalah mungkin ketika kita
tidak menginginkan perkembangan disini.
Akhirnya aku
membayangkan sesuatu. Seandainya saja kita bisa berlatih professional untuk
bisa lebih menempatkan / menyeimbangkan sesuatu, seperti bercanda misalnya.
Kurasa akan lebih banyak orang yang nyaman dengan diri kita. Ketika di moment
santai kita bisa bercanda lepas, ketika di moment serius kita bisa
memperlihatkan keseriusan kita. Atau ketika kita belajar sembari bercanda,
dengan kita belajar dengan serius, tentu akan berbeda.
Banyak sekali
keseharian yang kita lakukan yang memerlukan keseimbangan. Bukankah pagi
diciptakan beriringan dengan sore, siang beriringan dengan malam, makan
beriringan dengan minum, lemah beriringan dengan kuat, pria beriringan dengan
wanita, dan aku beriringan denganmu.